Sekarang aku akan menjelaskan tentang pernyataan kondisi di typescript. Ada 3 jenis pernyataan kondisi yang bisa kita gunakan dan itu sama seperti di javascript. Pernyataan itu antara lain: If-Else, Ternary Operator dan Switch. Mari kita lihat contohnya.
If-Else
Pertama adalah pernyataan If-Else. Sebenarnya pernyataan ini sama saja dengan pernyataan di bahasa pemrograman lain. Berikut ini contohnya.
describe('Conditional Statement', function () {
it('should support if else', () => {
const value: number = 60;
if (value >= 85) {
console.info("Excellent");
} else if (value >= 75) {
console.info("Good Job");
} else {
console.info("Try Harder");
}
});
});
Pada contoh diatas kita punya const value. Jika value lebih dari atau sama dengan 85 maka kita tampilkan “Excellent”, namun jika nilainya lebih dari atau sama dengan 75 kita tampilkan “Good Job”. Nah, jika ternyata tidak memenuhi keduanya kita tampilkan “Try Harder”. Perlu diingat bahwa penulisan “else if” tidak boleh digabung, melainkan harus menggunakan spasi.
Ternary Operation, Pernyataan Kondisi di TypeScript yang sederhana
Jika kita tidak menggunakan “else if” kita bisa menggunakan pernyataan kondisi di typescript yang disebut dengan ternary operation. Ternary operation bisa dikatakan sebagai bentuk sederhana dari if-else. Berikut ini adalah contoh penggunaan ternary operation di typescript.
describe('Conditional Statement', function () {
it('should support ternary operation', () => {
const value = 80;
const message: string = value >= 75 ? "To Next Level" : "Try Again";
console.info(message);
});
});
Pada contoh di atas, jika value lebih dari atau sama dengan 75 maka const message akan diset dengan “To Next Level” dan jika tidak maka diset dengan “Try Again”. Jika kasusnya sederhana maka ternary operation ini akan sangat membantu kita.
Switch
Pernyataan kondisional di typescript selanjutnya adalah switch. Switch akan sangat berguna jika kita memiliki pernyataan kondisional yang sangat komplek. Penulisan switch sebenarnya juga sama saja dengan penulisan switch pada bahasa pemrograman lain. Perhatikan contoh berikut ini:
describe('Conditional Statement', function () {
it('should support switch statement', () => {
function greetingToPerson(name?: string): string {
switch (name) {
case "Ardhan":
return "Hallo Ardhan, how are you?";
case "Wahyu":
return "Hallo Wahyu, where you from?";
default:
return "Hallo, who is you?";
}
}
console.info(greetingToPerson("Ardhan"));
console.info(greetingToPerson("Wahyu"));
console.info(greetingToPerson());
});
});
Bisa dilihat jika kita menggunakan switch kita bisa menambah case sebanyak apapun yang kita kita mau. Bayangkan kita kita menggunakan if-else maka penulisannya akan menjadi sangat panjang. Penulisan yang panjang akan menurunkan tingkat keterbacaan kode program kita. Oh ya, dengan kode typescript di atas kita akan menghasilkan output seperti ini.

Nah, demikianlah sedikit penjelasan tentang penggunakan pernyataan kondisinal di typescript. Pada materi selanjutnya kita mungkin akan membahas tentang perulangan di typescript. Materinya akan tulis jika aku ada waktu ya, tunggu kelanjutan materi typescript. Selamat belajar.





