Kegunaan Kriptografi

Kegunaan kriptografi di era internet sangatlah penting. Awalnya kriptografi hanya digunakan untuk mengamankan informasi berupa tulisan, tapi di era internet kriptografi menjadi pondasi utama dalam menjaga privasi. Apa saja kira-kira kegunaan kriptografi ini.

Sebelum lanjut yuk kita kenal dulu apa itu kriptogafi. Ada yang menyebut kriptografi sebagai seni, tapi aku lebih suka menyebutnya sebagai ilmu pengetahuan. Lebih spesifik ilmu pengetahuan untuk menyembunyikan informasi agar informasi tersebut tidak sampai jatuh ke tangan orang yang tidak berkepentingan. Sejarah dan perkembangan kriptografi dapat dilihat pada tulisanku sebelumnya.

Di era modern seperti saat ini, kriptografi sangatlah penting dan bisa menjadi bagian dari hidup kita tanpa kita sadari. Salah satu contoh yang mungkin tidak kita sadari adalah ketika kita mengakses suatu situs web yang menggunakan protokol https. Konten situs tersebut akan dienkripsi menggunakan kriptografi sebelum sampai kepada kita.

Bayangkan jika pada transaksi berbasis internet tidak menggunakan kriptografi. Saat kita ingin mengakses internet banking, maka akan data kita akan mudah diketahui orang lain, misalnya email, rekening, pin atau password kita. Orang lain yang aku maksud bukan sembarang orang, tapi orang yang memiliki kendali atas akses jaringan yang kita gunakan.

Detail Kegunaan Kriptografi

Berikut ini adalah detail kegunaan utama kriptografi, terutama pada era kita saat ini:

  1. Kerahasiaan (Confidentiality)
    Kegunaan pertama sama seperti pada pembukaan tulisan ini, yaitu menjaga kerahasiaan informasi agar informasi yang sensitif tidak bisa dibaca oleh pihak yang tidak berwenang. Sebagai contohnya sudah saya sebutkan tadi, yaitu transaksi internet banking.
  2. Integritas (Integrity)
    Kriptografi dapat digunakan sebagai alat untuk memastikan dokumen elektronik tidak diubah atau dirusak selama pengiriman. Contohnya adalah penggunaan tanda tangan digital pada dokumen. Suatu dokumen yang telah ditandatangani secara digital memang bisa diubah, akan tetapi ketika diubah maka kriptografinya tidak valid.
  3. Autentikasi (Authentication)
    Kriptografi dapat digunakan untuk melakukan verifikasi identitas seseorang yang akan login ke suatu halaman web. Password biasanya disimpan dalam bentuk hash. Hash dihasilkan oleh suatu fungsi 1 arah yang mengubah setiap input menjadi bentuk yang unik.
  4. Non-repudiation (Anti Penyangkalan)
    Anti penyangkalan artinya mencegah seseorang menyangkal jika telah melakukan transaksi secara digital. Contohnya adalah pada tandatangan elektronik. Tanda tangan elektronik bekerja dengan cara menyematkan sertifikat elektronik ke dalam dokumen yang ditandatangani. Sehingga seseorang yang telah menandatangani dokumen tidak dapat mengelak dan bilang tidak pernah menandatangani dokumen.

Di era internet seperti sekarang, kriptografi telah mengambil peranan yang sangat penting. Tanpa adanya kriptografi, mungkin tidak akan ada yang namanya privasi di internet. Ilmu ini berkembang dari yang awalnya hanya mengamankan informasi berupa tulisan. Teknik-teknik yang digunakan juga semakin banyak karena ada orang yang berusaha untuk mendapatkan informasi yang telah diamankan.

Demikianlah sedikit tulisan tentang kegunaan kriptografi. Semoga tulisan ini membuka wawasan kita tentang kriptografi di era modern seperti saat ini.

Ardhan Wahyu Rahmanu
Ardhan Wahyu Rahmanu

Aku adalah seorang pemikir sistematis yang idealis, mandiri, dan reflektif — terus-menerus membangun hidup yang bermakna melalui belajar, bekerja, menulis, dan menjaga arah hidup yang sadar.

Articles: 99

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!