Fountain Pen

Fountain Pen adalah pena yang sudah ada sejak abad ke 18 dan merupakan evolusi dari pena bulu yang sudah ada sejak abad ke-7. Meskipun sudah ada sejak lama pena ini masih ada hingga sekarang dan aku masih menggunakannya. Memang saat ini pena ini bukanlah pena umum yang gampang dicari di pasaran. Tapi aku masih menggunakannya karena pena ini adalah pena yang sangat enak.

Fountain pen adalah pena yang memiliki tempat penyimpanan tinta yang disebut dengan reservoir. Saat digunakan untuk menulis, tinta akan mengalir ke ujung pena melalui celah yang sangat sempit. Tinta tersebut mengalir berdasarkan prinsip kapilaritas.

Sejarah Fountain Pen

Fountain pen sebenarnya merupakan evolusi dari pena bulu. Pena bulu sendiri sudah ada sejak abad ke 7. Puncak penggunaannya adalah pada abad ke 15. Pena itu menjadi alat tulis yang sangat umum di belahan dunia pada saat itu. Pena bulu yang umum digunakan adalah pena bulu goose quill yang terbuat dari bulu angsa.

pena bulu

Pada abad ke-15 Italia menjadi negara yang menjadi pusat produksi pena bulu. Pada masa itu pena bulu yang diproduksi Italia dikenal memiliki kualitas yang bagus karena Italia memiliki akses terhadap bulu angsa yang berkualitas tinggi. Selain bulunya yang bagus, di Italia banyak pengrajin yang memiliki ketrampilan untuk mengolah bulu menjadi pena yang halus dan tahan lama.

Desain awal fountain pen sudah ada sejak abad ke 17. Sayangnya desain awal yang diciptakan kurang bisa diandalkan dan sangat mudah mengalami bocor. Selang waktu hingga abad ke 18 para pengrajin terus berusaha untuk menyempurnakan desainnya.

Inggris menjadi negara yang memiliki kontribusi besar terhadap perkembangan fountain pen. Beberapa kontribusi inggris antara lain adalah melakukan standarisasi ukuran pena, mengembangkan mekanisme aliran tinta yang lebih baik, desain reservoir yang lebih besar. Inggris juga menjadi negara yang banyak memproduksi pena ini.

fountain pen

Produsen dan Negaranya

Selain Inggris, juga ada beberapa negara yang memproduksi fountain pen. Berikut ini adalah beberapa merk yang diproduksi oleh beberapa negara.

  1. Pelikan, berdiri di Jerman tahun 1838
  2. Waterman, berdiri di Amerika Serikat tahun 1884
  3. Parker Pens, berdiri di Amerika Serikat tahun 1888
  4. Montblanc, berdiri di Jerman tahun 1906
  5. Sailor, berdiri di Jepang tahun 1911
  6. Sheaffer, berdiri di Amerika Serikat tahun 1913
  7. Pilot, berdiri di Jepang tahun 1918
  8. Platinum, berdiri di Jepang tahun 1919
  9. Lamy, berdiri di Jerman tahun 1930

Di abad 20 penggunaan fountain pen mulai mengalami penurunan. Hal ini diakibatkan karena munculnya penemuan berupa ballpoint sekitar tahun 1930an. Setelah ballpoint ditemukan, orang-orang mulai berpindah ke ballpoint. Meskipun begitu pena ini masih memiliki tempat di hati para penggemarnya. Aku merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang masih menggunakan fountain pen hingga sekarang.

Demikianlah sedikit cerita awal perkembangan fountain pen. Semoga cerita ini dapat membuka wawasan kita terkait dengan pena ini. Di kesempatan berikutnya aku akan menceritakan pengalamanku menggunakan pena ini. Alasan aku pindah dan bagaimana caranya menggunakannya.

Ardhan Wahyu Rahmanu
Ardhan Wahyu Rahmanu

Aku adalah seorang pemikir sistematis yang idealis, mandiri, dan reflektif — terus-menerus membangun hidup yang bermakna melalui belajar, bekerja, menulis, dan menjaga arah hidup yang sadar.

Articles: 99

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!