Kategori Belajar Microservices

Belajar microservices melibatkan pemahaman tentang arsitektur perangkat lunak yang memecah aplikasi menjadi sekumpulan layanan kecil (service) yang independen, masing-masing bertanggung jawab atas fungsi spesifik dan berkomunikasi melalui API. Pendekatan ini meningkatkan skalabilitas, fleksibilitas, dan kecepatan pengembangan, karena setiap service dapat ditulis dalam bahasa pemrograman berbeda, di-deploy secara terpisah, dan diatur oleh tim yang berbeda. Untuk mempelajarinya, Anda perlu menguasai konsep seperti containerization (Docker), orchestration (Kubernetes), API Gateway, serta pola desain seperti Circuit Breaker dan Event-Driven Architecture. Microservices banyak digunakan di perusahaan teknologi modern untuk mendukung aplikasi kompleks yang membutuhkan pembaruan cepat dan ketahanan tinggi.

PostgreSQL di Docker

banner postgresql di docker

Kali ini aku akan menjelaskan cara memasang postgreSQL di Docker. Kita biasanya menginstall postgresql secara langsung, tapi kali ini kita akan memasangnya di Docker. Dengan menginstall di docker kita dapat mengisolasi PostgreSQL. Agar tidak berulang kali mengetikkan perintah docker yang…

Mengisolasi Aplikasi

Kali ini aku akan menjelaskan tentang perlunya kita mengisolasi aplikasi. Tapi, bukan menggunakan isolasi yang kita beli di toko fotocopy lho ya. 😅 Aplikasi terisolasi merupakan kebutuhan dasar saat kita memutuskan mengembangkan aplikasi dengan arsitektur microservices. Untuk saat ini, umumnya…

error: Content is protected !!